Rabu, April 23, 2008

Hari Kedua UAN (part 2)

Keesokan harinya, gw datang ke sekolah dengan pede karena sudah mendapat pencerahan dari Bu Dwi. Gw melihat raut wajah gw di kaca. "Sial, aku tampan sekali," kata gw ke orang di balik cermin. Nggak lah, gw gak senarsis itu. Yang senarsis itu mah si Krisna (keterangan lebih lanjut mengenai manusia(?) ini bisa dilihat di buku Tolong, Radith Membuat Saya Bego! yang beberapa hari yang lalu dirilis di toko buku).

Eniwei, berikut sekilas tentang UAN hari kedua, kode soal P67/P68.

Bahasa Inggris
Piece of cake!
*sombong mode ON*Alhamdulillah, gw bisa ngerjain 50 soal itu tanpa kesulitan yang berarti. Cuma ada satu wacana di listening section yang bikin gw gak habis pikir. Jadi ceritanya ada seorang pemburu yang lagi berburu angsa. sambil beristirahat pemburu itu meletakkan bedilnya di dekat dia. Anjingnya secara gak sengaja menginjak rifle itu, tepat di pelatuknya dan DOR! peluru menembus kaki pemburu malang itu. Akhirnya pemburu itu meninggal karena kehilangan terlalu banyak darah.

Gw mikir, ntar di alam kubur malaikat dateng nanyain dia, "Kenapa kamu mati, ya ahli kubur?"

"Ditembak pake bedil..."

"Hoo... Sama siapa?"

"Anjing saya."

"(Wadefak?! Sejak kapan anjing bisa megang bedil?!)"

Mungkin si alm.pemburu itu bakal jawab pasrah, 'Yaa... Gitu deh...', atau yang lebih asoy misalnya, 'Ah, om Malaikat gak gaul nih, gak pernah liat anjing megang bedil...'

Eniwei, yang pasti gw bisa ngerjain UAN Bahasa Inggris dengan mudah. Sekarang...

Geografi
Cukup menegangkan karena gw gak yakin sama jawaban soal nomor 1. Sampai di akhir, ada seenggaknya 10 soal gw gak yakin.

Hmm... Soal ada 40... Gw berharap, worst skenario gw adalah gw salah 10 di nomor yang gw gak yakin itu n ditambah setengah dari jawaban gak yakin gw. Jadi, paling sial gw salah 15 lah. Dengan bener 25 dari 40 pun gw masih bisa lulus. Gw tenang-tenang aja. Gw ngelewatin menit-menit selanjutnya dengan menggambar.

Waktu masih ada sekitar 45 menit lagi, gw manfaatin buat tanya kanan-kiri. Gw coba nanya ke Famel.

"Ssst... Famel, nomor 29 apaan?"

Temen gw itu memandang gw dengan tatapan heran sambil berkata, "Soalnya kan beda..."

Gw baru inget kalo soalnya ada 2 macem, A dan B. Dia A, gw B. Dodolnya gw...

Eniwei, yang pasti, untuk UAN Geografi gw optimis lulus lah.

Btw, btw, gw udah ngetik panjang lebar gini, numpang internetan (dan makan) di rumah temen pula. Sekarang udah hampir maghrib dan... GW BELOM BELAJAR. Padahal besok UAN Ekonomi n Sosiologi. Belajar dulu ah...

3 komentar:

popokbekas mengatakan...

hehehe..
lo tulis buku aja gih..
keren penalaran lo sama keadaan..

salam kenal bro..

cie mengatakan...

woy blajar! jangan nge blog mulu! heheh :p

Patung Pancoran mengatakan...

hehehe..

hanya terinspirasi dari manusia(?) bernama radith